Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2017

Labir Omnia Vancit

L a b i r   O m n i a   V a n c i t  Tuan, Kulihat pagi ini kamu begitu bahagia, menikmati sang fajar (mungkin) bersama dengan wanitamu itu. Aku dapat melihatnya jelas dengan luka yang terus menganga. Turunkan egomu sedikit tuan, jangan muncul terlalu sering, hanya membuat pening. Tuan, ku mohon dengan sangat. Kurangi sedikit saja frekuensimu muncul dalam setiap langkah dan di dalam pikiranku tentunya. Sungguh sangat tidak mudah melihatmu, ketika luka ini belum mengering. Bersabarlah, tunggulah sebentar sampai daun di pohon itu berubah warna menjadi kuning. Ku mohon mengerti sedikit, tuan. Aku ini sedang berusaha, usaha mengatasi segalanya. segala rindu terbalut luka yang tentunya berasal dari kamu. Segala upaya yang akan membawaku keluar dari sumur duka ini. Jangan terus berdiri di depan pintu, menghalangi cahaya yang akan menarikku keluar dari sini. Bergeserlah, kembalilah pada wanitamu itu. Pergilah  bila itu memang yang kamu mau. Namun b...

Reditus

R e d i t u s Malam itu bulan begitu dekat Seakan ingin memeluk bumi dengan erat Tak peduli bila tata surya di buat sekarat Karna hanya rindunya yang di ingat Dan aku selalu ingat Bagaimana dulu kita begitu dekat Sampai saat ia mendekat Membuat kita menjadi bersekat Malam ini udara terasa begitu mencekat Ku duduk di temani kopi hitam pekat Hanya memandang ponsel yang tak lagi memikat Menunggu kabar darimu yang sudah minggat Apakah kamu lupa jalan pulang? Setelah di ajaknya pergi berpetualang Atau ingin ku seret hingga kau patah tulang Tapi percuma saja, dia akan tetap menang Pulanglah, kemarilah Mari menikmati malam berdua lagi Mari melakukan hal bodoh lagi Memakan es krim kesukaanmu hingga fajar pagi -Fxdustt Semoga malam ini kamu bisa tidur nyenyak tanpa terganggu aku lagi. Dan ketahuilah aku mulai menulis lagi karna mu.